Definisi Penyakit Hipertensi, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Serta Pencegahan dari SehatQ.com

penyakit Hipertensi

Definisi Penyakit Hipertensi, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Serta Pencegahan dari SehatQ.com – Pembunuh manusia paling berbahaya lainnya yang saat ini mengincar adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Saat ini penderita darah tinggi tidak hanya menyerang kaum lansia. Tetapi juga dapat menyerang orang-orang yang masih muda.

Baca juga artikel lain di : http://www.braziltheband.com/

Umumnya penyakit Hipertensi ini dapat diderita oleh orang-orang yang masih mudah, disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Dan biasanya faktor utama dari darah tinggi ini adalah makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Tapi, tidak semua makanan bisa menjadi faktor utamanya. Karena ada beberapa hal lain yang ternyata bisa menjadi pemicu penyakit ini. Seperti ulasan yang berikut ini!

Definisi Direktori Penyakit Hipertensi, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan Serta Pencegahan dari SehatQ.com

Pengertian atau Definisi Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi darah berada dalam di angka 130/80 mmHg bahkan lebih. Apabila tidak ada penanganan, maka hipertensi dapat menimbulkan beberapa penyakit yang tidak baik untuk tubuh, seperti stroke, gagal jantung, ataupun ginjal.

Ada dua macam hipertensi, yakni tekanan sistolik yang merupakan tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh bagian tubuh manusia, dan ada juga tekanan diastolik yakni tekanan saat jantung berelaksasi sebelum memompa darah kembali

Saat tekanan berada lebih dari 130 mmHg dan diastolik di atas 80 mmHg, saat itulah darah mengalami tekanan yang tinggi. Bila sudah demikian maka harus ada penanganan.

Gejala Hipertensi

Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan pada hipertensi diantaranya:

  • Perut terasa mual dan ingin muntah
  • Sakit kepala yang hebat
  • Keluar darah dari hidung
  • Terjadi sesak napas
  • Dada terasa nyeri
  • Penglihatan terganggu
  • Dengung pada telinga
  • Irama pada jantung tidak beraturan
  • Dalam urin ada darah

Penyebab Hipertensi

Hipertensi dibagi menjadi dua ,yakni:

  • Hipertensi primer yang terjadi selama bertahun-tahun dan penyebabnya tidak terdiagnosis secara pasti, bahkan jenis ini yang paling banyak dialami oleh manusia.
  • Hipertensi sekunder yang terjadi diakibatkan oleh beberapa kondisi, diantaranya:
  • Ginjal
  • Kelenjar tiroid
  • Tumor kelenjar Adrenal
  • Adanya kelainan pada pembuluh secara bawaan
  • Alkohol berlebih
  • Pemakaian NAPZA
  • Sleep Apnea, atau gangguan pernapasan saat tidur
  • Faktor obat-obatan

Faktor Risiko Hipertensi

Hipertensi dapat meningkat, bila kondisi seseorang terserang penyakit ini, diantaranya :

  • Lansia (usia sudah lebih di atas 65 tahun)
  • Kehamilan
  • Olahraga yang kurang dan malas gerak
  • Tidak mengkonsumsi makanan mengandung kalium
  • Obesitas
  • Sleep Apnea
  • Terlalu sering makan makanan yang mengandung tinggi garam
  • Berlebihan kafein
  • Perokok aktif
  • Alcohol addict

Pengobatan dan Pencegahan Hipertensi

Mengubah gaya hidup merupakan salah satu cara untuk mencegah terkena penyakit hipertensi, tapi ada juga yang harus disertai dengan konsumsi obat mengurangi tekanan darah tinggi.

Penggunaan obat ini juga harus melihat tekanan darah pada penderita, lalu risikonya terhadap serangan komplikasi besar atau tidak.

Oleh sebab itu, berikut ada beberapa metode pengobatan yang dapat Anda lakukan untuk menangani penyakit ini, diantaranya:

  • Mengubah gaya hidup yang tidak sehat menjadi lebih sehat, yakni:
  • Konsumsi sayur dan buah lebih banyak lagi
  • Kurangi garam dalam olahan makanan (harus 1 sdt/hari)
  • Lebih banyak melakukan aktivitas fisik dan berolahraga
  • Menjaga berat badan agar tidak obesitas
  • Bila sudah terlanjur obesitas maka lakukan diet sehat
  • Tidak mengonsumsi alkohol
  • Tidak mengonsumsi minuman berkafein
  • Lakukan terapi relaksasi seperti yoga dan meditasi
  • Mengonsumsi obat-obatan

Tidak jarang juga pasien atau penderita hipertensi diharuskan konsumsi obat antihipertensi seumur hidup. Tapi bila kondisi sudah stabil dokter akan menghentikan pemberian obat dan menyarankan pada penderita agar mengubah pola hidup sehat.

Bila kondisi tekanan darah pasien di atas dari 140/90 mmHg bahkan risiko komplikasi tinggi, maka pemberian atau resep obat hipertensi akan diberikan.

Apa saja itu obatnya, lebih baik bila sudah dirasakan gejala-gejala penyakit hipertensi konsultasi ke dokter khusus untuk penanganan. Semoga bermanfaat!

ADD YOUR COMMENT

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *